Beranda News Pesan Untuk Orang Yang Sombong

Pesan Untuk Orang Yang Sombong

BERBAGI
pesan untuk orang sombong

Pesan Untuk Orang Yang Sombong – Kan sudah berbuat baik, kok akunya besar ya keakuannya sebenarnya wajar juga itu manusiawi banget Kenapa karena belum mencapai kesucian tetapi ingat saudara walaupun itu mengajar walaupun itu kita bisa punya alasan belum mencapai kesucian tapi ingat kalau gitu kita lakukan terus-menerus kita berarti belum menjadi lebih baik kita berarti belum memahami magna Dharma.

Darma itu sebetulnya untuk mengurangi kekakuan kita ketika Berbuat baik itu sebetulnya adalah kita bukan berbuat baik kepada dia tetapi kita membangun karma baik untuk diri sendiri.

Bukan dia yang harus terima kasih sama kita tapi kita yang harus terima kasih sama dia. Hal ini dilakukan oleh para bhikkhu ketika para bhikkhu itu menerima pendapatan maka para bhikkhu lah yang mengucapkan terima kasih yang mengucapkan terima kasih adalah donatur nya jadi ketika dia memasukkan dana makan ke mangkok para bhikkhu, para bhikkhu nya diem.

Tetapi donaturnya yang memberikan dana makan itulah yang mengucapkan terima kasih, Kenapa karena adanya para bhikkhu itulah dia menjadi berbuat baik.

Sehingga dia kalau sudah seperti itu dia tidak akan bisa sombong kepada para bhikkhu yang mengatakan eh para bhikkhu kamu kalau nggak ada aku nggak makan loh kamu.

Kita bisa menjawab kita ndak makan itu biasa.

Jadi artinya kita tanpa kamu nggak makan nggak ngapa-ngapa aku minum susu sampai kenyang bisa kok kita. Nah saudara-saudara justru ketika umat bisa berdana kepada para bhikkhu jujur dia berterima kasih karena inilah kesempatan saya berbuat baik.

Nah jadi apa yang ditanyakan oleh Bhante dia adalah orang-orang yang tidak memahami bahwa sesungguhnya kebajikan itu bukan hanya untuk dia ini yang tadi bentuknya kebahagiaan dan kesenangan itu bawa kebajikan yang kita lakukan kepada dia itu sesungguhnya adalah untuk membangun jalan hidup kita yang sendiri ya.

Karena itu tapi saya sampaikan kebahagiaanku dimana ketika kita mengembangkan kerelaan kemoralan dan konsentrasi itu untuk kebahagiaan dia tapi juga untuk kebahagiaan kita sendiri, sehingga ketika kita meninggal dunia itu kata-katanya di dalam sambutan terakhirnya adalah semoga dengan kebaikan yang dilakukan semasa hidupnya mendiang akan berbahagia di alam kelahiran yang sekarang jadi bukan mengatakan semoga dengan banyak yang ditolong diluaran itu sampai dibelikan peti mati ada 7 dan lain sebagainya semoga mendiang berbahagia.

Tidak pernah ada kata-kata itu artinya apa manusia secara sadar di bawah sadarnya dia sebetulnya memahami bahwa sesungguhnya kita membutuhkan pihak lain untuk mengembangkan kebajikan.

Jadi ketika saya duduk disini sesungguhnya dia berterima kasih kepada anda yang anda hadir disini karena ketika anda hadir di sini saya bisa duduk di sini dan ngomong seperti ini coba kalau anda tidak hadir di sini di ruangan ini kosong terus saya duduk di sini ngomong kira-kira saya bisa dipegang sini mungkin anget atau apa nanti.

Karena itu saudara saudara saya yang harus berterima kasih kepada anda kalau saya yang berterima kasih kepada anda lalu untuk apa Saya sombong.

Pesan Untuk Orang Yang Sombong Dari Bhkkhu Uttamo

pesan untuk orang sombongSaudara-saudara Saya pernah suatu ketika membawa seorang yang tadi lho maksudnya sudah pernah tahu Bodhigiri Balerejo belum ? terakhir kapan tahun lalu ya Nah tahun lalu saya mengajak orang yang badannya besar sekali wah itu badannya besar betul kemudian saya ajak sampai kedamasala atas kemudian saya suruh lihat ke bawah ke candi dan sebagainya yang ngomong sama beliau Pak lihat di bawah itu cuman kelihatan kecil itu Batu 1 truk di situ cuman sedikit saja orang-orang itu kecil-kecil semua sekarang.

Bapak mau sombong sombong aku yang paling berat badannya gendut sekali aku yang paling gede kamu semua kecil semua Bapak boleh sombong tapi ingat Pak yang di bawah itu nggak lihat bapak bapak sendiri dari bawah itu nggak kelihatan karena kita bedanya lantai bawah yang yang paling bawah Bodhigiri paling bawah dengan kita tidak masalah atas bedanya 60 m.

Jadi kalau satu bangunan itu biasanya 3 m itu kira-kira 20 lantai ini orang bawah ini juga nggak lihat kita artinya apa kesombongan itu hanya untuk kamu saja, orang lain nggak tertarik dengan kesombongan Anda.

kesombongan itu hanya merusak dirimu tapi tidak bermanfaat untuk orang lain coba seandainya orang itu mau ngomong aku barusan beli mobil yang paling bagus sak dunia kira-kira yang denger ngomong apa ya ? terserah duit duit mu juga dikiranya aku kepingin naik mobil mu jadi kesombongan itu gunanya untuk menghancurkan dirinya sendiri.

nah kalau sudah memahami seperti ini lalu gunanya untuk apa kita sombong. Saya Berbuat baik itu kan sebetulnya kembali ke diri kita jadi bukan kamu harus terima kasih dong karena saya sudah berbuat baik, bukan

ini yang kadang-kadang keliru di dalam masyarakat itu bawah Ketika saya berbuat baik maka orang itu harus berbuat baik juga sama saya, bukan Ketika saya berbuat baik maka sesungguhnya orang itu adalah sarana saya untuk berbuat baik karena kembali kebaikan itu Sepertinya saya membangun nasib saya sendiri.

Kalau sudah bisa begitu Itu baru kesombongannya berkurang tapi kalau belum bisa begitu renungkan kaca kata-kata ini sampai akhirnya anda memahami bahwa sesungguhnya orang lain itu sangat berjasa untuk mengembangkan diri Anda bukan Anda yang berjasa untuk mereka.

Walaupun orang orang tadi para pendiri itu membangun Vihara membangun sekolah membangun apa saja kalau nggak ada yang dateng Apa gunanya bangunan, tapi ada yang dateng berarti kita harus terima kasih sama yang dateng Kalau sudah terima kasih yang datang Apa gunanya kita sombong karena kita tanpa mereka kita bukan apa-apa.

Semoga semua makhluk berbahagia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here