Beranda News Dewa Pelindung Shio Tikus Dalam Ajaran Agama Buddha

Dewa Pelindung Shio Tikus Dalam Ajaran Agama Buddha

BERBAGI
dewa pelindung shio tikus

Dewa Pelindung Shio Tikus Dalam Ajaran Agama Buddha – Perjalanan nasib setiap manusia terus mengalami perubahan namun tidak terlepas dari nasib buruk dan nasib baik.

Perjalanan kehidupan manusia selalu menjadi misteri kedepannya, entah semakin maju atau mengalami kemunduran, ini adalah roda kehidupan, tetapi tahukah anda bahwa setiap orang yang terlahir ke dunia memiliki ” Dewa Pelindung ” ?

Hal ini diyakini akan membawa perubahan didalam menghadapi kehidupan sehari-hari, seperti :

  • Karier
  • keluarga
  • kesehatan
  • berkah
  • kebajikan
  • rejeki
  • membawa kesuksesan

Dewa Pelindung Shio Tikus Dalam Ajaran Agama Buddha

SHIO TIKUS : KWAN IM PHU SA / BODHISATTVA AVALOKITESVARA

dewi kwan imBeliau identik dengan perwujudan dari Buddha Avalokitesvara. Secara absolut, pengertian Avalokitesvara Bodhisatva dalam bahasa Sansekerta adalah : “Avalokita” (Kwan / Guan / Kwan Si / Guan Shi) yang bermakna Melihat ke Bawah atau Mendengarkan ke Bawah. “Isvara” (Im / Yin), berarti suara. Yang dimaksud adalah suara dari makhluk-makhluk yang menjerit atas penderitaan yang dialaminya.

Oleh sebab itu Kwan Im adalah Bodhisatva yang melambangkan kewelas-asihan dan penyayang. Kwan Sie Im Pho Sat
yang dikenal sebagai Dewi Kanon sangat terkenal di negara Jepang. Dalam perwujudanNya sebagai pria, Beliau disebut Kwan Sie Im Pho Sat.

Dalam Sutra Suddharma Pundarika Sutra (Biauw Hoat Lien Hoa Keng) disebutkan ada 33 (tiga puluh) penjelmaan Kwan Im Pho Sat. Sedangkan dalam Maha Karuna Dharani (Tay Pi Ciu / Ta Pei Cou / Ta Pei Shen Cou) ada 84 (delapan puluh empat) perwujudan Kwan Im Pho Sat sebagai simbol dari Bodhisatva yang mempunyai kekuasaan besar.

Altar utama di Kuil Pho Jee Sie (Pho To San) di persembahkan kepada Kwan Im Pho Sat dengan perwujudan sebagai “Budha Vairocana”, dan di sisi kiri atau kanan berjajar 16 (enam belas) perwujudan lainnya.

Perwujudan Beliau di altar utama Kim Tek Ie*), salah satu Kelenteng tertua di Indonesia adalah King Cee Koan Im (Koan Im Membawa Sutra Memberi Pelajaran Buddha Dharma Kepada Umat Manusia. Disamping itu, terdapat pula wujud Kwan Im Pho Sat dalam Chien Chiu Kwan Im / Jeng Jiu Kwan Im / Qian Shou Guan Yin.

(Kwan Im Seribu Lengan / Tangan) sebagai perwujudan Beliau yang selalu bersedia mengabulkan permohonan perlindungan yang tulus dari umatNya. Julukan Beliau secara lengkap adalah Tay Cu Tay Pi, Kiu Kho Kiu Lan, Kong Tay Ling Kam, Kwan Im Sie Im Pho Sat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here