Beranda News Dewa Pelindung Shio Kuda

Dewa Pelindung Shio Kuda

BERBAGI
dewa-pelindung-shio-kuda

Dewa Pelindung Shio Kuda TA SHE CHE PHU SA / BODHISATTVA MAHASTHAMAPRAPTA

dewa-pelindung-shio-kudaNama Bodhisattva Mahasthamaprapta dari bahasa sansekerta. terdapat beberapa versi terjemahannya, yang semuanya berbeda-beda. Menurut kitab suci Agama Buddha yang dinamai :”Sutra mengenai hal-hal yang harus dituruti, agar dapat dicapai kehidupan yang lamanya tak dapat diukur”.

Pada Saat Bodhisattva Mahasthamaprapta memancarkan cahaya beliau dinamakan Bodhisattva yang mempunyai kekuatan yang sangat besar. Cahaya Beliau itu mendominasi secara universal dan menyebabkan semua makhluk hidup dapat terpisah dari tiga jalan kejahatan.

Di tanah suci yang para penghuninya dapat menghayati kehidupan dengan memperoleh berkah keselamatan (dari Tuhan Yang Maha Esa) dan kebahagiaan yang paling tinggi yang diperintah oleh Hyang Buddha Amitabha, terdapat dua Bodhisattva yang memperoleh kehormatan.

  1. Bodhisattva Avalokitesvara, yang melambangkan berkah, keselamatan dan cinta kasih serta welas asih. Yang seorang lagi adalah Bodhisattva mahasthamaprapta, yang melambangkan inteligensi dan kebijaksanaan.
  2. Bodhisattva ini adalah pembantu utama dari Buddha Amitabha.

Bodhisattva Mahastamaprapta mempunyai hubungan yang sangat erat dengan Buddha Amitabha dan Bodhisattva Avalokitesvara.

Bodhisattva Mahasthamaprapta memberikan pelayanan sebagai pembantu utama Calon Buddha itu bersama-sama dengan Bodhisattva Avalokitesvara. Pada saat itu Hyang Amitabha belum mencapai buah dari ke-Buddha-annya,

Pada zaman berikutnya, Bodhisattva Mahasthamaprapta itu akan mengikuti Bodhisattva Avalokitesvara untuk mencapai tingkat Kebuddhaannya. Dan Beliau dinamai Buddha Raja yang berhiaskan intan berlian dan bertahta di singgasana jasa-jasa kebaikan dan kebajikan kebajikan yang tinggi.

Menurut Kitab suci Agama Buddha yang dinamai Sutra Shurangama, Bodhisattva Mahasthamaprapta telah melatih samadhi dengan menyebut secara berulang-ulang nama Buddha sebagai dasar berpijaknya meditasinya.

Dewa Pelindung Shio Kuda dalam Ajaran Agama Buddha Mengajarkan Untuk Mengucap Nama Buddha

Beliau dapat mengajarkan kepada makhluk-mahluk hidup agar juga menyebut, mengucap secara berulang-ulang nama Buddha yang dapat merupakan Pembuka Pintu Dharma.

Pikiran Beliau telah dituangkan didalam kalimat sebagai berikut : Karena Sang Buddha telah memiliki belas kasihan yang sangat mendalam kepada semua makhluk hidup, maka para Tathagata yang menghuni di sepuluh penjuru mata angin itu selalu memikirkan semua mahkluk pula.

Ajaran Bodhisattva Mahasthamaprapta itu berupa : “Agar manusia belajar mengontrol, menguasai, mengendalikan ke-Enam Akar (atau benih dari fikiran yang kurang baik), dan belajar berfikir secara terus-menerus mengenai kemurnian, agar dapat dicapai keadaan samadhi”.

Pintu Dharma ini telah diterima oleh umat Buddha Mahayana Sekte Tanah Suci sebagai aturan penting untuk diikuti dalam Ajaran Agama Buddha.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here