Beranda Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama Buddha

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama Buddha

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama Buddha sangat dikenal didalam kehidupan sehari-hari. Hukum sebab akibat ini dibagikan secara cuma-cuma dan dilarang untuk memperjual belikan buku ini.

Sang Buddha ber-sabda mengenai HUKUM KARMA.

Buddha Sakyamuni kemudian mengatakan kepada Ananda dan semua murid-Nya yang lain agar mendengarkan dengan seksama :

“Saya sekarang akan menguraikan tentang HUKUM KARMA. Sebagai akibat dari perbuatan yang telah dilakukan pada Masa Lalu Kehidupan, pada Masa Sekarang ada yang miskin, ada yang kaya, ada yang hidup dalam kebahagiaan sedangkan yang lain hidup menderita”.

Kemudian Sang Buddha menguraikan tentang HUKUM KARMA :

“Takdir adalah karma dari kumpulan perbuatan di Masa Lalu. Karma Masa Lalu menjadi takdir pada Kehidupan Sekarang. Karma saat ini adalah pembentuk Kehidupan selanjut-nya. Hayati-lah Hukum Karma karena karma tidak dapat di-hindari, dan kata-kata-Ku adalah berdasarkan KEBENARAN”.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama Buddha Disebut Karma

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama Buddha biasa disebut dengan Karma dan ini akan terjadi pada kehidupan sekarang atau dikehidupan selanjutnya.

Ada empat hukum yang tidak ter-pisah-kan untuk mendapatkan Kebahagiaan dan Kesejahteraan dalam Kehidupan yang selanjut-nya. Yaitu:

  1. Berbakti kepada Orang tua
  2. Menghormati Buddha, Ajaran Buddha dan Pandita
  3. Menghindari pembunuhan, mem-bebas-kan Makhluk hidup
  4. Tidak makan makanan ber-nyawa dan ber-welas asih

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama Buddha

Setelah menguraikan tentang Hukum Karma kepada Ananda dan semua Murid-murid-Nya, Sang Buddha menambahkan:

“Ada contoh-contoh yang tidak terkira banyak-nya tentang Hukum Karma. Yang telah di-urai-kan hanya-lah garis besar secara umum.”

Kemudian Ananda mengatakan, “Pada saat mendekati puncak Masa kegelapan kebanyakan Manusia dalam rentetan Kehidupan-nya telah berbuat kesalahan dan kejahatan yang tidak ter-hitung karena ke-tidak-mengerti-an mereka akan Hukum Karma. Terima kasih kepada Sang Buddha atas uraian yang telah diberikan.

Siapa saja yang mem-baca, menyalin dan menyebarkan Sutra ini akan di-berkahi dengan Kebahagiaan dan terlahir di Alam Dunia Buddha”.

Beberapa Contoh Hukum Sebab Akibat Didalam Agama Buddha :

BUKU SUTRA HUKUM SEBAB AKIBAT DIDALAM AGAMA BUDDHA DISEBUT KARMA

Sebab : Membangun Patung Buddha dalam Kehidupan sebelum-nya.

Akibat : Menjadi Pejabat Tinggi Pemerintahan dalam Kehidupan sekarang.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama BuddhaSebab : Memperbaiki jembatan dan membangun jalan untuk kepentingan umum pada kehidupan yang lalu.

Akibat : Mempunyai mobil dan berbagai fasilitas transportasi dalam kehidupan sekarang.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama BuddhaSebab : Mendermakan pakaian kepada Biarawan maupun Orang Lain yang membutuhkan di kehidupan yang lalu.

Akibat : Mempunyai pakaian yang berkecukupan dalam kehidupan sekarang.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama BuddhaSebab : Memberikan makanan kepada Orang miskin pada kehidupan yang lalu.

Akibat : Mempunyai makanan yang berkecukupan dalam kehidupan sekarang.




Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama BuddhaSebab : Kikir dan tidak berwelas-asih untuk berderma pada kehidupan yang lalu.

Akibat : Kelaparan dan tidak mempunyai pakaian dalam kehidupan sekarang.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama BuddhaSebab : Berdana dan mendermakan makanan untuk Biara pada kehidupan yang lalu.

Akibat : Mempunyai rumah dan hidup berkecukupan dalam kehidupan sekarang.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama BuddhaSebab : Berdana untuk pembangunan Biara dan tempat berlindung bagi Orang Umum pada kehidupan yang lalu.

Akibat : Hidup bahagia dan sejahtera dalam kehidupan sekarang.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama Buddha Sebab : Dengan hormat mempersembahkan bunga pada Altar Buddha di kehidupan yang lalu.

Akibat : Mempunyai rupa yang tampan dan cantik dalam kehidupan sekarang.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama BuddhaSebab : Saleh dalam beragama dan tidak makan makanan bernyawa pada kehidupan yang lalu.

Akibat : Cerdas dan bijaksana dalam kehidupan sekarang.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama BuddhaSebab : Membina hubungan baik dan ramah terhadap Orang Lain pada kehidupan yang lalu.

Akibat : Mudah bergaul dan disukai oleh orang lain dalam kehidupan sekarang.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama BuddhaSebab : Menghias tempat ibadah dan patung Buddha pada kehidupan yang lalu.

Akibat : Mempunyai hubungan rumah tangga yang harmonis dan saling setia dalam kehidupan sekarang.

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama Buddha

[collapse]

Buku Sutra Hukum Sebab Akibat Didalam Agama BuddhaBACA : Hukum Sebab Akibat Ajaran Agama Buddha