Sabtu, Mei 28, 2022
DomaiNesia




Dalam Keadaan Marah Jangan Berbicara

0
Dalam Keadaan Marah Jangan Berbicara, karena Berbicara saat sedang marah, "besar kemungkinan" merupakan pelanggaran sila ke 4 pancasila Buddhis ( berbohong, menipu, fitnah, berbicara...




Hukum Sebab Akibat Ajaran Agama Buddha Part 4

Hukum Sebab Akibat Ajaran Agama Buddha Part 4

0
Hukum Sebab Akibat Ajaran Agama Buddha Part 4 adalah buku Karma terakhir yang diberikan oleh situs sangbuddha.com. Untuk Saudaraku yang ingin berbagi tentang buku...
Hukum Sebab Akibat Ajaran Agama Buddha Disebut Karma

Hukum Sebab Akibat Ajaran Agama Buddha Part 3

0
Hukum Sebab Akibat Ajaran Agama Buddha Part 3 akan menguraikan lebih lengkap tentang Karma yang perbuatan, yaitu hukum sebab akibat. Kami situs sangbuddha.com memberikan buku...
Hukum Sebab Akibat Ajaran Agama Buddha Disebut Karma

Hukum Sebab Akibat Ajaran Agama Buddha

0
Hukum Sebab Akibat Ajaran Agama Buddha yang biasa disebut Karma selalu menjadi panutan untuk orang Chinese. Hal ini boleh dipercaya atau tidak, tapi didalam...

Film Dewi Kwan Im Po Sat Sub Indonesia Bagian 8

0
Film Dewi Kwan Im Po Sat atau Dewi Guan Yin adalah Dewi Welas Asih dan...

Film Dewi Kwan Im Po Sat Subtitle Indonesia

0
Film Dewi Kwan Im Po Sat atau Dewi Guan Yin adalah Dewi Welas Asih dan...

Film Dewi Kwan Im Po Sat Subtitle Indonesia Bagian 6

0
Film Dewi Kwan Im Po Sat atau Dewi Guan Yin adalah Dewi Welas Asih dan...

Film Dewi Kwan Im Po Sat Subtitle Indonesia Bagian 5

0
Film Dewi Kwan Im Po Sat atau Dewi Guan Yin adalah Dewi Welas Asih dan...

Film Dewi Kwan Im Po Sat Subtitle Indonesia Bagian 4

0
Film Dewi Kwan Im Po Sat atau Dewi Guan Yin adalah Dewi Welas Asih dan...

Film Dewi Kwan Im Po Sat Subtitle Indonesia Bagian 3

0
Film Dewi Kwan Im Po Sat atau Dewi Guan Yin adalah Dewi Welas Asih dan...

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Situs Agama Buddha dan Ajaran Tao

Agama Buddha (Sanskerta: बुद्ध ; Jawa: ꦧꦸꦢ꧀ꦝ) atau Buddhisme (/ˈbʊdɪzəm/, US also /ˈbuːd-/) adalah sebuah agama berpaham nonteisme atau filsafat yang berasal dari bagian timur anak benua India dan berlandaskan kepada ajaran Siddhartha Gautama. Penyebaran agama Buddha di India dimulai sejak abad ke-6 sebelum Masehi hingga abad ke-4 sebelum Masehi. Agama Buddha adalah agama terbesar keempat di dunia dengan lebih dari 520 juta pengikut, atau lebih 7% populasi dunia, yang dikenal sebagai Buddhis. Agama Buddha juga meliputi beragam ilmu, nilai tradisi, filosofi, keyakinan dan kepercayaan, meditasi, dan praktik spiritual yang sebagian besar berdasarkan pada ajaran-ajaran awal yang dikaitkan dengan Buddha dan menghasilkan filsafat yang ditafsirkan. Agama Buddha lahir di India kuno sebagai suatu tradisi Sramana sekitar antara abad ke-6 dan 4 SM, menyebar ke sebagian besar Asia. Buddha dikenal oleh para umat Buddha sebagai seorang sang maha guru agung yang telah sadar atau tercerahkan yang membagikan wawasan-Nya untuk membantu makhluk hidup mengakhiri penderitaan mereka dengan melenyapkan ketidaktahuan/kebodohan/kegelapan batin (moha), keserakahan (lobha), dan kebencian/kemarahan (dosa). Berakhirnya atau padamnya moha, lobha, dan dosa disebut dengan Nibbana. Untuk mencapai Nibbana seseorang melakukan perbuatan benar, tidak melakukan perbuatan salah, mempraktikkan meditasi untuk menjaga pikiran agar selalu pada kondisi yang baik atau murni dan mampu memahami fenomena batin dan jasmani.

Dua aliran utama Buddhisme yang masih ada yang diakui secara umum oleh para ahli: Theravada (“Aliran Para Sesepuh”) dan Mahayana (“Kendaraan Agung”). Vajrayana, suatu bentuk ajaran yang dihubungkan dengan siddha India, dapat dianggap juga sebagai aliran ketiga atau hanya merupakan bagian dari Mahayana. Theravada mempunyai pengikut yang tersebar luas di Sri Lanka, dan Asia Tenggara. Mahayana, yang mencakup tradisi Tanah Murni, Zen, Nichiren, Shingon, dan Tiantai (Tiendai) dapat ditemukan di seluruh Asia Timur. Buddhisme Tibet, yang melestarikan ajaran Vajrayana dari India abad ke-8, dipraktikkan di wilayah sekitar Himalaya, Mongolia, dan Kalmykia. Jumlah umat Buddha di seluruh dunia diperkirakan antara 488 juta dan 535 juta, menjadikannya sebagai salah satu agama utama dunia.

Dalam Buddhisme Theravada, tujuan utamanya adalah pencapaian kebahagiaan tertinggi Nibbana, yang dicapai dengan mempraktikkan Jalan Mulia Berunsur Delapan (juga dikenal sebagai Jalan Tengah), sehingga melepaskan diri dari apa yang dinamakan sebagai siklus penderitaan dan kelahiran kembali. Buddhisme Mahayana, sebaliknya beraspirasi untuk mencapai kebuddhaan melalui jalan bodhisattva, suatu keadaan di mana seseorang tetap berada dalam siklus untuk membantu makhluk lainnya mencapai pencerahan.

Setiap aliran Buddha berpegang kepada Tipitaka sebagai referensi utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran Buddha Gautama. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam tiga buku yaitu Sutta Piṭaka (khotbah-khotbah Sang Buddha), Vinaya Piṭaka (peraturan atau tata tertib para bhikkhu) dan Abhidhamma Piṭaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi).

Seluruh naskah aliran Theravada menggunakan bahasa Pali, yaitu bahasa yang dipakai di sebagian India (khususnya daerah Utara) pada zaman Sang Buddha. Cukup menarik untuk dicatat, bahwa tidak ada filsafat atau tulisan lain dalam bahasa Pali selain kitab suci agama Buddha Theravada, yang disebut kitab suci Tipitaka, oleh karenanya, istilah “ajaran agama Buddha berbahasa Pali” sinonim dengan agama Buddha Theravada. Agama Buddha Theravada dan beberapa sumber lain berpendapat, bahwa Sang Buddha mengajarkan semua ajaran-Nya dalam bahasa Pali, di India, Nepal dan sekitarnya selama 45 tahun terakhir hidup-Nya, sebelum Dia mencapai Parinibbana.

Seluruh naskah aliran Mahayana pada awalnya berbahasa Sanskerta dan dikenal sebagai Tripitaka. Oleh karena itu istilah agama Buddha berbahasa Sanskerta sinonim dengan agama Buddha Mahayana. Bahasa Sanskerta adalah bahasa klasik dan bahasa tertua yang dipergunakan oleh kaum terpelajar di India. Selain naskah agama Buddha Mahayana, kita menjumpai banyak catatan bersejarah dan agama, atau naskah filsafat tradisi setempat lainnya ditulis dalam bahasa Sanskerta.

Ajaran Taoisme

Taoisme (Tionghoa: 道教 atau 道家 ) juga dikenal dengan Daoisme, diprakarsai oleh Laozi (老子;pinyin:Lǎozǐ) nama lahirnya adalah Zhang Jue atau Zhang Jiao memiliki dua adik yaitu Zhang Bao, Zhang Liang yang kemudian terjadi pengkultusan oleh para pengikutnya disebut Sanqing (Tiga Mustika) sejak akhir Zaman Chunqiu dan sebelum awal era Tiga negara yang hidup pada sekitar tahun 50-220 M atau abad ke-6 sebelum Masehi bekerja sebagai Kepala Perpustakaan Dinasti Han Timur. Taoisme merupakan ajaran Laozi atau Zhang Jiao yang berdasarkan Daode Jing (道德經,pinyin:Dàodé Jīng) berisi analogi Kitab Yi Jing – Kong Jia. Awalnya Daode jing disebut Laozi Wuqianyan (老子五千言) atau Tulisan Laozi Lima Ribu Kata. Selanjutnya Dia meninggalkan ibu kota pada sekitar tahun 210 M untuk belajar Filsafat Confucianisme pada Shu Yuan dan tidak pernah terdengar lagi kabar beritanya. Suatu waktu mendirikan suatu komunitas Taiping Dao atau Taiping Jing dengan kedua saudaranya sebagai pimpinan pemberontakan kepada Dinasti Han Timur pada era pemerintahan Kaisar Ling dari Han atau disebut Kaisar ke lima dinasti Han Timur dan Perdana Menteri Yue Jin. Pemberontakan tersebut dinamakan Pemberontakan Serban Kuning atau Yellow Turban Rebellion.

Kitab singkat yang berjudul Daodejing itu, untuk selanjutnya menjadi kitab pegangan utama bagi para penganut Daoisme.Pengikut Laozi yang terkenal adalah Zhuangzi (莊子) yang merupakan tokoh penulis kitab yang berjudul Zhuangzi. Selain itu ada Lie Zi 列子, Huainan zi 淮南子 juga termasuk filsuf Taoisme. Lie Zi, Huainan Zi juga membuat kitab yang berjudul Lie Zi dan Huainan Zi.

Taoisme adalah sebuah aliran filsafat yang mempelajari kehidupan alam berasal dari Cina. Taoisme muncul pada era akhir Dinasti Han Timur dan akar-akar pemikirannya telah ada setelah Agama Ruisme atau Kong Jia. Hal ini dapat disebut sebagai tahap awal terbentuknya kelompok Taiping Dao yang membuat Filsafat Taoisme dengan analeknya. Bentuk Taoisme yang lebih sistematis dan berupa aliran filsafat muncul setelahnya. Selain aliran filsafat, Taoisme juga muncul dalam bentuk aliran kepercayaan rakyat, yang mulai berkembang 2 abad setelah perkembangan filsafat Taoisme.

Semoga artikel Situs Agama Buddha dan Ajaran Taoisme bisa membantu Anda. Terima kasih.

Advertisment